Kendala pengaksesan pelayanan kesehatan oleh masyarakat miskin di indonesia

Kemiskinan yang melanda bangsa Indonesia telah terjadi sejak dulu bahkan  dari sebelum merdeka sampai sekarang, dan sampai saat ini masih di rasakan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Kemiskinan pada zaman dulu lebih diartikan sebagai keterbatasan dalam sumber daya ekonomi, namun sekarang jauh lebih kompleks meliputi : kurangnya fasilitas yang dapat dinikmati misalnya dalam pendidikan, pelayanan kesehatan, kemajuan teknologi dan kemudahan-kemudahan lain yang tersedia.

Kemiskinan dan kesehatan adalah dua hal yang sangat berkaitan satu sama lain.Walaupun keduanya tidak berhubungan namun sekarang dapat dikaji keterkaitan antara keduanya. Dalam suatu masyarakat tentunya dapat dibedakan mana yang merupakan tergolong sebagai masyarakat kaya, menengah, dan miskin. Adanya penggolongan tersebut juga berimbas dalam masalah aspek kehidupannya, termasuk di dalamnya yaitu aspek kesehatan. Dapat diibaratkan misalnya dalam suatu keluarga yang tergolong kaya maka kualitas kehidupannya akan jauh lebih baik termasuk dalam urusan kesehatannya. Hal ini jelas berlawanan dengan keluarga yang tergolong miskin, jangankan memperhatikan kesehatan dalam urusan makan pun mereka terkesan kesulitan.

Pada masa sekarang pemberian layanan kesehatan dapat dikatakan sangat dipengaruhi oleh bagaimana status sosial seseorang. Mereka yang kaya akan mendapatkan pelayanan kesehatan yang berbeda dengan mereka yang miskin. Hal tersebut tidak dapat dipungkiri merupakan dampak dari kapitalisasi yang telah masuk dalam dunia kesehatan. Memang bukan menjadi masalah bagi mereka yang berada pada status sosial menengah atau tinggi ( kaya) untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, namun pastinya akan menjadi persoalan tersendiri bagi mereka yang menduduki status sosial bawah ( miskin).

Adanya perbedaan pemberian layanan kesehtan pada masing-masing status sosial dapat kita lihat dari berbagai kasus pada masyarakat Indonesia khususnya pada masyarakat miskin. Bagaimana pemberian pelayanan kesehatan pada masyrakat miskin, selanjtnya akan dijelaskan melalui makalah yang berjudul “ rendahnya kualitas pemberian layanan kesehatan pada masyarakat miskin”.

Kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi seseorang, apalagi mengingat aktivitas seseorang pada saat ini semakin komplek, sehingga mereka dituntut untuk bugar setiap saat agar aktivitas mereka dapat berjalan dengan lancar. Hal tersebut membuat semua orang menghindari yang namanya sakit, karena akan membuat seseorang terganggu dalam beraktivitas, di samping itu bagi beberapa kalangan khususnya kalangan bawah ( miskin) mereka menghindari sakit karena mereaka takut akan biaya layanan kesehatan.

Dampak kemiskinan dapat dikaitkan dengan bermacam-macam hal yaitu salah satunya adalah kesehatan dan penyakit. Kesehatan dan penyakit adalah hal yang tidak dapat dipisahkan dari permasalahan kemiskinan, kecuali dilakukan intervensi pada salah satu atau kedua sisi, yakni pada kemiskinannya atau penyakitnya. Kemiskinan mempengaruhi kesehatan sehingga orang miskin menjadi rentan terhadap berbagai macam penyakit, karena mereka mengalami gangguan seperti menderita gizi buruk, pengetahuan kesehatan berkurang, perilaku kesehatan kurang, lingkungan pemukiman yang buruk, biaya kesehatan tidak tersedia. Sebaliknya kesehatan juga mempengaruhi kemiskinan, masyarakat yang sehat menekan kemiskinan karena orang yang sehat memiliki kondisi tingkat pendidikan yang maju, stabilitas ekonomi mantap, investasi dan tabungan memadai sehingga orang yang sehat dapat menekan pengeluaran untuk berobat.

Derajat kesehatan masyarakat miskin yang masih rendah tersebut diakibatkan karena sulitnya askes dalam pelayanan kesehatan. Kesulitan askes pelayanan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti tidak adanya kemampuan secara ekonomi dikarenakan biaya kesehatan memang mahal. Seperti yang telah dijelaskan diatas, terdapat beberapa contoh program pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh pemerintah salah satunya adalah bertujuan untuk memberi perlindungan sosial masyarakat dalam pelayanan dasar khusunya kesehatan dan pendidikan, sehubungan dengan hal itu maka untuk menjamin askes penduduk miskin terhadap pelayanan kesehatan sebagaimana diamanatkan dalam Undang – Undang Dasar 1945, sejak tahun 2005 telah diupayakan untuk mengatasi hambatan dan kendala tersebut melalui pelaksanaan kebijakan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Miskin yang di realisasikan melalui program JAMKESMAS.

Meskipun program-program kemiskinan telah dilaksanakan , pada kenyataannya di lapangan program – program tersebut banyak mengalami kendala. Ini berkaitan dengan sulitnya menghapus garis kemiskinan penduduk, sehingga banyak jumlah masyarakat yang tergolong miskin. Masih banyak masalah-masalah lain dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Masyarakat yaitu : ada beberapa pasien miskin yang memanfaatkan Program Jaminan Kesehatan Masyarakat masih ditarik sejumlah pungutan administrasi.

Masalah mengenai kesulitan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat miskin dalam mengakses layanan kesehatan haruslah segera diatasi oleh pemerintah. Karena pada hakekatnya mendapatkan pelayanan kesehatan adalah hak setiap warga negara. Mendapati kondisi demikian, harus dilakukan evaluasi ekonomi yang tepat agar menghasilkan kebijakan kesehatan yang sesuai.Untuk dapat memenuhi kebutuhan kesehatan yang berkualitas dan biaya yang efektif, kebijakan kesehatan sebaiknya melalui evaluasi ekonomi yang tepat. Salah satu solusi yang dapat dilakukan olah pemerintah adalah melalui pendekatan health economics. Pendekatan ini menekankan prinsip-prinsip ekonomi pada fenomena dan masalah-masalah kesehatan dan pembiayaan kesehatan. Health economics berfokus pada dua hal, yakni penggunaan dana dan belanja kesehatan yang efisien.

Dalam penerapannya, Health Economics memerlukan dukungan penuh dari pemerintah, akademisi, peneliti, dan komunitas media lainnya agar dapat mengatasi permasalahn kesehatan, khususnya penggunaan obat. Dengan memperkuat pengetahuan akan Health Economics, diharapkan tercipta sekelompok ahli evaluasi ekonomi yang dapat mendorong terwujudnya sistem kesehatan yang merata dan efisien di Indonesia.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kesehatan dan status sosial ekonomi merupakan dua hal yang secara tidak langsung saling berkaitan, karena tinggi rendahnya tingkat kesehatan seseorang juga dipengaruhi oleh status sosial ekonominya. Pada masa seperti sekarang mereka yang berada pada tingkat status ekonomi rendah seolah mengalami banyak kendala dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak bagi mereka lantaran terbentur masalah biaya kesehatan yang semakin mahal. Dengan banyaknya jumlah penduduk Indonesia yang masih hidup dalam garis kemiskinan dan membutukan jaminan kesehaatn, maka pemerintah melalui dinas kesehatan mencetuskan program JAMKESMAS (Jaminan Kesehatan Mayarakat). Meski program tersebut telah dilaksanakan tetapi di lapangan pelaksanaannya masih banyak ditemui berbagai kendala, sehingga menambah masalah bagi masyarakat miskin yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan.

Melihat banyaknya kasus di lapangan yang dialami oleh masyarakat khususnya yang berasal dari kalangan bawah atau masyarakat miskin dalam memperoleh pelayanan kesehatan, menunjukkan pada kita bahwa kurang efektifnya kinerja pemerintah dalam mengupayakan kesejahteraan bagi setiap warga negaranya. Adanya program-progaram kesehatan pada masyarakat miskin pun belum mampu menjamin masyarakat miskin untuk memperoleh pelayanan yang selayaknya. Untuk itu dalam hal ini pemerintah harus melakukan evaluasi lebih mendalam terkait program yang telah dijalankan selama ini, agar dapat lebih disempurnkan lagi, sehingga masyarakat Indonesia khususnya masyarakat miskin dalam mengakses pelayanan kesehatan tidak mengalami perbedaan dengan mereka yang kaya. Hal itu mengingat bahwa pelayanan kesehatan yang merupakan hak dari setiap warga negara.

oleh : anggunkusumawardhanie

http://anggunkusumawardhanie.wordpress.com/2011/11/28/kendala-pengaksesan-pelayanan-kesehatan-oleh-masyarakat-miskin-di-indonesia/#more-29

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s