Asal-usul Sosiologi

Pemikiran yang sosiologis atau pemikiran tentang masyarakat sudah muncul semenjak kemunculan masyarakat tersebut. Namun, kemunculan sosiologi sebagai sebuah disiplin ilmu, berkaitan dengan beberapa peristiwa di Eropa pada abad ke-19. Beberapa peristiwa tersebut, yaitu:

1. Pencerahan (Enlightenment)
Beberapa warisan Masa/Abad Pencerahan tak luput juga berpengaruh pada perkembangan sosiologi. Abad pencerahan membawa perubahan pada banyak hal, di antaranya:a. Masyarakat
Sebelum kemunculan Zaman Pencerahan, manusia memandang struktur sosial, ketidakadilan, kekacauan, dan berbagai hal yang lain sebagai sesuatu ketetapan Tuhan. Dan, dalam hal ini manusia hanya menerima begitu saja ketetapan tersebut. Masa Pencerahan menawarkan pemikiran baru di mana manusia kemudian menjadi pusat penentu nasibnya. Para pemikir pada Masa Pencerahan percaya bahwa manusia dapat mengubah masyarakat, menghapus kemiskinan, kriminalitas, ketidakadilan, dan persoalan sosial lain.
b. Pembedaan negara dan masyarakat
Negara dan masyarakat mulai dipahami sebagai sesuatu yang berbeda. Para pemikir mulai mengalihkan perhatian dari raja, paus, dan uskup ke orang-orang biasa. Penjelasan tentang pemikiran dan tindakan orang-orang biasa menjadi penting untuk memahami kondisi masyarakat secara umum.
c. Pendekatan ilmiah
Masa Pencerahan menekankan pendekatan ilmiah pada berbagai hal dan berbagai peristiwa sehari-hari.

2. Revolusi Prancis
Revolusi Prancis bermula pada tahun 1789. Sosiologi berhutang pada Revolusi Prancis dua hal. Pertama, pada satu sisi masyarakat berubah secara drastis yang menyediakan bahan yang luas dan kaya untuk dipelajari. Kedua, Revolusi Prancis memperkaya sosiologi dengan dua tradisi penting yang menjadi bagian dari studi sosiologi, lahirnya masyarakat demokratis dan kebangkitan semangat tradisi sosiologi baru.

3. Revolusi Industri
Revolusi Industri telah mengubah wajah perekonomian Eropa yang semula bersandar pada pertanian menjadi manufaktur dan industri serta perdagangan dan uang. Akan tetapi, Revolusi Industri bukan semata persoalan ekonomi karena peristiwa ini juga berpengaruh pada: 1. perubahan hubungan sosial dan struktur sosial di masyarakat; dan 2. Urbanisasi yang masif

4. Kolonialisme
Kolonialisme Eropa di Afrika, Amerika, dan Asia juga memberikan sumbangan pada perkembangan sosiologi. Intensitas dan kedekatan kontak orang-orang Eropa terhadap masyarakat non-Eropa memunculkan upaya dari orang-orang Eropa untuk memahami masyarakat tersebut. Kita dapat melihat bagaimana keheranan mereka pada masyarakat “ yang lain” pada studi yang dilakukan, salah satunya, Herbert Spencer.

5. Perkembangan ilmu sosial yang lain
Perkembangan ilmu sosial yang lain, seperti psikologi, komunikasi, ilmu politik, dan ekonomi juga berpengaruh pada kelahiran sosiologi. Beberapa sosiolog awal juga menggeluti bidang-bidang tersebut. Lebih dari itu, perkembangan ilmu sosial ini mendukung kepentingan sosiologi.

Diterbitkan di: 19 Nopember, 2010

Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/sociology/2076244-asal-usul-sosiologi/#ixzz1v4WgQtmd

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s